BERITA

 
 
Kunjungan Tim Bank Dunia
 
  Oleh. infopub/atik - , Tgl. 12-09-2017  
 


 
 

 

Dalam rangka rapat kerja lanjutan pada tanggal 26 Juli 2017, tim dari Bank Dunia yang terdiri dari Megha Kapoor, Javier Luque, dan Santoso. Dari PPPPTK IPA hadir Kapus dan manajemen serta staf terkait. Pertemuan yang juga dihadiri oleh Prof. Asmawi Zainul dari UPI membahas pengembangan sistem Monitoring dan Evaluasi (MONEV ) PKB. Perancangan sistem MONEV untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk digunakan sebagai masukan bagi Monev PKB bagi Kemdikbud, merespon kebutuhan yang disampaikan oleh Dirjen GTK, Sumarna Surapranata. Ph.D

 

Dalam kesempatan tersebut, Javier mengatakan bahwa guru adalah faktor terpenting pada proses pendidikan. Guru harus memiliki kompetensi terbaik. Oleh karena itu, tim WB berkomunikasi dengan PPPPTK IPA untuk mendiskusikan apa yang telah dikerjakan oleh tim di PPPPTK IPA dan ingin membantu PPPPTK IPA, Direktorat Jenderal GTK dan Kemdikbud agar memiliki keterampilan melakukan monev yang baik. Pada pertemuan sebelumnya di Bulan Juni sudah ada diskusi dengan tim mengenai bagaimana mengevaluasi program PKB yang dikembangkan, bagaimana intervensinya. Megha dan Santoso menambahkan bahwa Dirjen GTK  ingin membangun sistem monev untuk PKB secara keseluruhan. Jadi Bank Dunia ingin mengetahui bagaimana rancangan yang sudah ada.

 Lebih lanjut Javier menanyakan bagaimana sebaiknya meningkatkan monev terhadap pelaksanaan PKB, apakah hasil PKB yang dilaksanakan sudah diterapkan di kelas dan berdampak. Apakah sudah ada sistem untuk melakukan itu. Dari pihak PPPPTK IPA mengatakan bahwa pedoman PKB belum memuat sistem monev seperti itu. Akan tetapi sudah ada sistem yang dapat memantau apakah guru sudah melakukan tugas-tugas utamanya melalui Penilaian Kinerja Guru (PK Guru).  Ada tiga pilar yang saling terkait sesuai regulasi: UKG-PK Guru-PKB. Ada 4 aspek kompetensi guru (Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen): profesional, pedagogik, sosial, kepribadian. UKG hanya mengukur aspek pengetahuan, PK Guru mengukur sisanya. PKB dilakukan untuk meningkatkan aspek yang dirasa lemah. Melalui PKG, akan terlihat kualitas pembelajaran di kelas. Instrumen PK Guru masih terus dikembangkan untuk menyesuaikan dengan regulasi terkini. Diskusi dilanjutkan membahas program P2KM 2017. (ARh)

 

 
     
 

BERITA Terkini| Index BERITA | BERITA Sebelumnya>>>
 

 
       


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam
(PPPPTK IPA)

Copyright (c) 2013 www.p4tkipa.org All rights reserved
Design by yokivox@gmail.com. Design provided by ICT Departement of PPPPTK IPA Bandung.